LSM PRL dan FPII Lampung Menyoroti Pembanguan RKB MIN 4 Lampung Timur dan Pembangunan Kantor KUA Kec. Batu Ketulis

Senin, 6 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EsensiJurnalis.com,.Bandar Lampung. ,- LSM Pembinaan Rakyat Lampung (PRL) berkwalisi dengan Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung mempertanyakan dua proyek pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Provinsi Lampung yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan teknis.

Dua proyek Kanwil Kementeria Agama RI Provinsi Lampung tahun anggaran 2024 tersebut adalah 1. Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) MIN 4 kabupaten Lampung Timur sumber dana SBSN nomor Kontrak B-427.b/PPK-4 SBSN 03/2024 dengan nilai kontrak 2.407.558.157 yang dikerjakan oleh CV. sadawira Jaya Sentosa dan 2 Proyek pembangunan Gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batu Ketulis Kabupaten Lampung Barat, sumber dana SBSN nilai kontrak 1.038.450.200 yang dikerjakan oleh CV. Rulya Mandiri.

Menurut Sukardi S.H Selaku sekretaris LSM Pembinaan Rakyat Lampung kepada media ini senin,(06-05-2024) pihak nya memenukan beberapa indikasi bahwa proyek tersebut tidak sesui Spektek dan pembangunn nya tidak sesuai teknis kontruksi pada saat timnya melakukan investigasi langsung di dua proyek tersebut.

Sukardi S.H tidak menjelaskan scara spesifik terkait dugaan kesalahan kontruksi yang dimaksut dengan alasan pihaknya (LSM PRL dan FPII Lampung) sedang meminta klarikasi secara tertulis kepada Kepala Kanwil Kementeria Agama RI Prov. Lampung.

“Iya kita memang sudah memasukkan surat permohonan klarifikasi kepada Kakanwil Kementeria Agama RI Prov. Lampung. Surat kita sudah masuk padi tadi senin, 6 mei 2024. Pada intinya kami menduga ada kesalahan kontruksi dari dua proyek tersebut dan itu berdampak sangat fatal. Tapi kita belum memang belum mengambil langkah lebih lanjut. Kita tunggu dulu penjelasan dari Pihak Kanwi Kementerian Agama RI Provinsi Lampung” jelas Sukardi S.H

“Bila kita lihat anggaran pengawasan dan perencanaan masing-masing dua paket proyek tersebut sangat besar, mencapai ratusan juta, tapi kok konruksi bangunan nya terindikasi bermasalah, kemana anggaran pengawasan dan perencanaan nya !?”, Lalu apa kerja konsultan teknisnya !?”. Pungkasnya. (Tim)

Baca Juga:  Presiden Prabowo Senang Panen Raya Jagung Inisiasi Polri Berhasil

Sumber beriita : Pusat Pemberitaan Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Prov. Lampung

 

Pewarta: Arafik

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tidak Henti-Hentinya: Keluarga Besar Pujakesuma Peduli Kebakaran di Sumber Jaya
Tingkatkan Profesionalisme Penyidikan, Polres Pesisir Barat Terima Supervisi Semester II TA 2026 dari Ditreskrimum Polda Lampung
Gerak Cepat, Polres Pesisir Barat Bersama BPBD dan Damkar Padamkan Karhutla 3 Ha di Atar Lebuay Pahmungan
Danrem 043/Gatam Hadiri Sertijab Asintel Kasdam XXI/Radin Inten, Pangdam Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Warga Desa Bandung Tolak Keberadaan Perusahaan OS di PT MCDelica Food Indonesia, Pribumi Menjerit Hanya Jadi Pekerja Borongan
Hasil Mediasi di Polres Kuningan, Pokja Disebut Bukan Bentukan Resmi Polres, FRIC Dorong Evaluasi
Subuh Keliling, Kapolsek Bukit Kemuning AKP Riki Nopariansyah Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Melalui Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Keamanan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:18

Tidak Henti-Hentinya: Keluarga Besar Pujakesuma Peduli Kebakaran di Sumber Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:05

Tingkatkan Profesionalisme Penyidikan, Polres Pesisir Barat Terima Supervisi Semester II TA 2026 dari Ditreskrimum Polda Lampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:01

Gerak Cepat, Polres Pesisir Barat Bersama BPBD dan Damkar Padamkan Karhutla 3 Ha di Atar Lebuay Pahmungan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:19

Danrem 043/Gatam Hadiri Sertijab Asintel Kasdam XXI/Radin Inten, Pangdam Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:01

Warga Desa Bandung Tolak Keberadaan Perusahaan OS di PT MCDelica Food Indonesia, Pribumi Menjerit Hanya Jadi Pekerja Borongan

Berita Terbaru