EsensiJurnalis.com, Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat bergerak cepat melakukan penanggulangan kebakaran lahan (Karhutla) yang terjadi di Atar Lebuay, Pekon Pahmungan, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 08.00 WIB s.d. selesai.
Adapun luas area lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 3 Hektare.
Kegiatan penanggulangan Karhutla tersebut dilaksanakan oleh:
– Kasat Samapta Polres Pesisir Barat Iptu Hermanto, S.H.
– Kasat Polairud Polres Pesisir Barat AKP Heru Prasetyo, S.T.
– Kanit Patroli Sat Polairud Polres Pesisir Barat *Ipda M. Nasser Husein, S.H.
– Personel Polres Pesisir Barat
– Personel Polsek Pesisir Tengah
– BPBD Pemkab Pesisir Barat
– Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Pesisir Barat
– Sat Pol PP Pemkab Pesisir Barat
Sekira pukul 08.00 WIB, personel Polsek Pesisir Tengah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya titik api / kebakaran lahan di Atar Lebuay, Pekon Pahmungan, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.
Mendapatkan informasi tersebut, Kapolres Pesisir Barat *AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H.* langsung memerintahkan Kasat Samapta dan Kasat Polairud beserta personel Polsek Pesisir Tengah untuk segera menuju ke lokasi titik api.
Setibanya di lokasi, tim gabungan Polres Pesisir Barat bersama instansi terkait, petugas Damkar dengan menggunakan *2 Unit Mobil Damkar R6 dan R4*, BPBD dan Pol PP langsung melakukan pemadaman pada titik api agar tidak meluas.
Berdasarkan hasil pengecekan di area lahan, lokasi titik api berada di pinggir jalan dan lahan yang terbakar merupakan kebun milik warga yang berisi tanaman jenis Alpukat dan Durian yang sudah mengering akibat musim kemarau.
Berkat kesigapan dan kerja sama tim gabungan, sekira pukul 11.00 WIB api berhasil dipadamkan dan saat ini masih dalam proses monitoring dan pendinginan (mop-up) oleh BPBD dan Damkar Kabupaten Pesisir Barat untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi menyala kembali.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta Iptu Hermanto, S.H. membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, pagi tadi sekira pukul 08.00 WIB kami mendapat laporan warga ada Karlahut di Atar Lebuay Pahmungan. Luas sekitar 3 Ha kebun Alpukat dan Durian. Alhamdulillah berkat kerja sama Polres, Polsek Pesisir Tengah, BPBD, Damkar 2 unit, dan Pol PP, api berhasil kita padamkan pukul 11.00 WIB,” ujar Iptu Hermanto.
Iptu Hermanto menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.
“Dugaan awal api berasal dari puntung rokok atau pembakaran sampah di pinggir jalan yang merembet ke kebun warga karena angin cukup kencang. Kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga masih monitoring di lokasi untuk pendinginan,” tegasnya.
Kasat Polairud AKP Heru Prasetyo, S.T. mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan.
“Kami dari Polres Pesisir Barat mengimbau kepada seluruh masyarakat Pesisir Barat, di musim kemarau ini jangan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Satu puntung rokok bisa menghanguskan 3 Ha kebun seperti ini. Mari kita jaga bersama. Jika melihat titik api, segera hubungi layanan 110 GRATIS atau lapor ke Polsek terdekat,” ujar AKP Heru.
“Sesuai arahan Bapak Kapolres, kami akan intensifkan patroli Karhutla bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kami juga akan lakukan sosialisasi tentang larangan Karhutla.” ujar AKP Heru.
Selama kegiatan penanggulangan Karhutla berlangsung, situasi terpantau aman, kondusif, dan api berhasil dipadamkan. Personel masih melakukan pendinginan di lokasi.
Pewarta: Bambang Irawan






