EsensiJurnalis.com, Lampung Barat –Pekerjaan pembangunan talud di Jalan Tebu, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, menjadi sorotan setelah media EsensiJurnalis.com melakukan investigasi langsung ke lokasi pekerjaan.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, terlihat bagian tengah susunan batu pada talud diduga tidak menggunakan adukan semen, melainkan hanya ditimbun dengan tanah. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai metode pelaksanaan pekerjaan serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dimana terlihat susunan batu berdampingan dengan material tanah. Pada bagian tertentu, celah di antara susunan batu tampak berisi tanah dan material lepas.
Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena talud berfungsi menahan tekanan tanah dan membantu mencegah terjadinya longsoran.
Saat dikonfirmasi di lokasi, salah satu pekerja menjelaskan bahwa proyek pembangunan talud tersebut merupakan proyek dari pemerintah provinsi.
Pekerja itu juga menyampaikan bahwa papan informasi atau plang proyek tidak terpasang di lokasi pekerjaan. Akibatnya, informasi mengenai nama kegiatan, nilai anggaran, sumber pendanaan, kontraktor pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan belum dapat diketahui berdasarkan kondisi di lapangan.
Selain itu, berdasarkan keterangan pekerja tersebut, mereka bekerja bersama seseorang berinisial D, yang disebut merupakan warga Kecamatan Kebun Tebu.
Untuk memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai pekerjaan tersebut, media EsensiJurnalis.com telah berupaya menghubungi D melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini disusun, pesan konfirmasi tersebut belum mendapat balasan.
Dengan belum adanya tanggapan tersebut, informasi mengenai peran D dalam pekerjaan pembangunan talud itu masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut. Redaksi tetap membuka ruang bagi D untuk memberikan penjelasan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang.
Kondisi fisik talud yang terlihat menjadi perhatian tersendiri. Pada bagian tengah susunan batu, terlihat material tanah mengisi celah di antara batu-batu tersebut, sementara penggunaan adukan semen pada bagian itu tidak terlihat jelas. Apakah metode tersebut sesuai dengan gambar perencanaan, spesifikasi teknis, dan ketentuan konstruksi yang berlaku.
Karena itu, pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui kualitas pemasangan batu, metode penyusunan material, serta kesesuaian hasil pekerjaan dengan dokumen kontrak.
Tidak terpasangnya papan informasi proyek di lokasi juga menjadi hal yang perlu mendapat penjelasan dari instansi terkait.
Oleh sebab itu, dinas terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai pembangunan talud di Jalan Tebu, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat.
Media EsensiJurnalis.com mendorong instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik pekerjaan talud tersebut.
Pemeriksaan diperlukan guna memastikan apakah pelaksanaan pembangunan telah sesuai dengan spesifikasi teknis, gambar perencanaan, dan ketentuan kontrak yang berlaku.
Jika ditemukan ketidaksesuaian, pihak yang berwenang diharapkan mengambil langkah sesuai ketentuan agar kualitas pembangunan tetap terjaga dan anggaran negara digunakan secara bertanggung jawab.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai nama paket pekerjaan, nilai kontrak, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan tahun anggaran belum diperoleh secara pasti.
Redaksi EsensiJurnalis.com membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi D, dinas terkait, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, maupun pihak lain yang berkepentingan untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi pekerjaan tersebut.
EsensiJurnalis.com akan terus memantau perkembangan informasi ini sebagai bagian dari upaya mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.






