Bencana Longsor Terjadi Di Kaki Gunung Burangrang Kab. Bandung Barat

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EsensiJurnalis.com, Kab. Bandung Barat, – Bencana tanah longsor terjadi di kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Babakan Pasirkuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/01/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari saat sebagian besar warga masih terlelap tidur.

Longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari disertai angin kencang. Material tanah dari lereng gunung tiba-tiba runtuh dan meluncur ke bawah, menimbun permukiman warga yang berada di bawahnya. Warga tidak sempat menyelamatkan harta benda karena kejadian berlangsung sangat cepat.

Akibat bencana tersebut, sekitar 30 unit rumah tertimbun material longsoran. Sebanyak 34 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan total 113 jiwa menjadi korban. Hingga saat ini, 23 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, 7 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 83 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kodim 0609/Cimahi bergerak cepat membantu proses evakuasi dan pencarian korban bersama unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta aparat desa setempat. Prajurit TNI diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu membuka akses tertimbun longsoran, mengevakuasi korban, serta memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak.

Sebagian warga yang selamat telah dievakuasi ke Kantor Desa Pasirlangu untuk mendapatkan perlindungan sementara dan kebutuhan darurat. Petugas gabungan juga telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari menerima laporan kejadian, mendatangi lokasi bencana, melaporkan kepada komando atas, hingga mengoordinasikan penanganan lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus berlangsung. Medan yang berat, tertutup lumpur dan material longsor, serta kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan bagi tim di lapangan. Warga yang tinggal di sekitar lokasi bencana diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya longsor susulan. (Pendam III/Siliwangi).

Baca Juga:  Dinilai Belum Maksimal, Ketua Lembaga PRL Soroti Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lampung Barat

Editor: Bamabang

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla
Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung
Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek
Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sukarno Hatta
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Lampung Utara Imbau Personel Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Polres Lampung Utara Tingkatkan Pengamanan Pagi, Personel Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Anak Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:16

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:04

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:09

Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:36

Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36

Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek

Berita Terbaru

Info Terkini

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:04