EsensiJurnalis.com, Lampung Utara – Insiden menegangkan melibatkan siswa Paskibraka terjadi di Kabupaten Lampung Utara setelah pelaksanaan upacara penurunan bendera. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik lantaran seorang siswa nyaris terjatuh dari kendaraan saat rombongan hendak kembali pulang, pada Senin sore, 17 Agustus 2026,
Insiden menegangkan ini terekam dalam sebuah video amatir yang kemudian beredar dan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang siswa berada dalam situasi nyaris terjatuh hingga kepalanya nyaris terbentur aspal.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kendaraan yang digunakan diduga merupakan kendaraan milik Dinas Perhubungan. Kendaraan tersebut disebut memiliki kapasitas terbatas, sementara kondisi di dalamnya diduga membuat para siswa harus berhimpit-himpitan.
Situasi tersebut tentu menimbulkan pertanyaan serius mengenai aspek keselamatan dalam pengangkutan para siswa Paskibraka. Terlebih, insiden terjadi setelah mereka menyelesaikan tugas dalam upacara penurunan bendera dan hendak kembali pulang.
Publik pun mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab dalam pengaturan transportasi tersebut. Apakah kendaraan yang digunakan telah diperhitungkan kapasitas dan aspek keselamatannya? Siapa yang memberikan keputusan terkait penggunaan kendaraan tersebut?
Peristiwa ini tidak seharusnya dianggap sebagai kejadian biasa. Keselamatan siswa harus menjadi perhatian utama, terutama ketika mereka berada dalam kendaraan yang digunakan untuk kepentingan kegiatan resmi.
Pihak terkait diharapkan memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai kronologi kejadian, kendaraan yang digunakan, kapasitas kendaraan, serta pihak yang bertanggung jawab dalam pengaturan dan keselamatan rombongan.
Redaksi EsensiJurnalis.com masih menunggu klarifikasi dan keterangan resmi dari pihak terkait mengenai insiden tersebut.
Publik berhak mendapatkan penjelasan yang jelas. Jangan sampai persoalan keselamatan baru menjadi perhatian setelah terjadi insiden yang lebih serius.
Pewarta: Bambang Irawan






