Setelah Geruduk KPK dan Kejagung, LSM Triga Nusantara Indonesia Desak PPATK Usut Aliran Dana Iklan dan CSR Bank BJB, Soroti Dugaan Peran Ridwan Kamil

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EsensiJurnalis.com, Jakarta, 6 Mei 2025 — Setelah menggelar aksi dan menyerahkan berkas laporan langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kejaksaan Agung RI, LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) kini secara resmi mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera turun tangan mengusut aliran dana mencurigakan terkait dugaan korupsi dana iklan dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB.

Sekretaris Jenderal Trinusa, Panji Ilham Haqiqi, menegaskan bahwa PPATK memegang peran krusial dalam membongkar jaringan keuangan di balik skandal yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp222 miliar ini. Tak hanya iklan, dana CSR juga menjadi sorotan serius, karena diduga disalurkan ke proyek-proyek pencitraan politik, termasuk pembangunan patung Bung Karno di GOR Saparua.

Ia menyatakan bahwa pengusutan tidak boleh berhenti pada aktor teknis. PPATK harus menelusuri ke mana saja aliran dana iklan dan CSR Bank BJB disalurkan, siapa yang menerima, dan apakah dana itu mengalir ke rekening pribadi atau institusi politik.

LSM Trinusa menilai bahwa skema penyimpangan anggaran dalam bentuk mark-up iklan dan penyalahgunaan dana CSR adalah bentuk korupsi terstruktur dan sistemik. Dalam konteks ini, Trinusa mendesak PPATK untuk membuka semua transaksi mencurigakan yang terhubung dengan keputusan strategis manajemen Bank BJB saat Gubernur Ridwan Kamil masih menjabat sebagai pemegang saham pengendali.

Trinusa menilai bahwa PPATK kini harus menjalankan fungsinya untuk mengungkap aliran uang publik yang dibungkus dalam iklan dan CSR agar tidak menjadi alat pencitraan dan pelanggengan kekuasaan.

Panji juga meminta agar seluruh proyek CSR Bank BJB selama lima tahun terakhir diaudit secara menyeluruh. Pasalnya, Trinusa menemukan dugaan adanya proyek-proyek fiktif maupun pelaksanaan program yang tidak relevan dengan tujuan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga:  8 Anak Tenggelam di Pantai Lampung Selatan, 3 Meninggal Dunia 1 Hilang

Trinusa melihat CSR dijadikan kamuflase korupsi gaya baru. PPATK dan KPK wajib menyelidiki apakah ada hubungan antara anggaran CSR, proyek fisik, dan manuver politik menjelang pemilu.

LSM Triga Nusantara Indonesia berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk menyiapkan bukti-bukti tambahan dari hasil investigasi masyarakat sipil untuk diserahkan kepada PPATK dan aparat penegak hukum lainnya. Untuk itu, surat resmi permintaan penelusuran aliran dana telah dikirimkan kepada PPATK melalui email organisasi: support@trinusa.co.id

Trinusa menegaskan bahwa dana publik harus diselamatkan, dan semua pihak yang terlibat—baik pejabat bank, kepala daerah, hingga aktor politik—harus bertanggung jawab secara hukum.

Red A Zainudin

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla
Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung
Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek
Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sukarno Hatta
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Lampung Utara Imbau Personel Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Polres Lampung Utara Tingkatkan Pengamanan Pagi, Personel Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Anak Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:16

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:04

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:09

Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:36

Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36

Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek

Berita Terbaru

Info Terkini

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:04