Polisi Himbau Nelayan Untuk Tidak Mengambil Barang Dari KMP Glory Indah Surabaya yang Karam

Minggu, 21 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EsensiJurnalis.com, “Lampung – Polda Lampung menghimbau masyarakat untuk tidak mengambil barang yang terdapat didalam kontainer yang berasal dari Kapal kargo KMP Glory Indah I Surabaya.

Paska karamnya kapal tersebut di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta pada Rabu (17/7/2024) lalu. Barang-barang yang diangkut kapal itu pun berhamburan dan hanyut dilaut luas.

Sejumlah barang-barang itu pun sejak kemarin mulai memasuki perairan Lampung Selatan. Alhasil barang-barang berupa makanan minuman ringan, pampers, bumbu dapur hingga rokok pun dibawa oleh para nelayan yang menemukannya.

Tak hanya barang yang ditemukan mengapung diperairan, satu kontainer yang juga diduga berasal dari KMP Glory Indah I Surabaya yang masuk ke perairan Lampung Selatan pun diserbu oleh puluhan nelayan.

Dari video yang beredar, terlihat sejumlah nelayan telah berada di atas kontainer berwarna coklat yang terapung di Perairan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

Sejumlah nelayan kemudian memindahkan barang-barang yang terdapat didalam kontainer seperti pampers, rokok, makanan ringan hingga minuman kemasan kedalam perahu mereka.

Selain barang-barang tersebut, didalam kontainer itu juga ditemukan alat PHH milik TNI AL serta drum yang berisikan oli. Untuk itu Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik menghimbau masyarakat untuk tidak mengambil jika menemukan barang-barang serupa dan segera laporkan ke pihak kepolisian.

“Ada 3 tas alat PHH milik TNI AL serta 4 drum yang berisikan oli. Saat ini barang-barang itu telah diamankan di Polsek Penengahan,”katanya.

“Kami menghimbau masyarakat jika ada temuan barang serupa untuk segera laporan ke Polsek. Kami juga tengah berkoordinasi dengan kepolisian Kepulauan Seribu untuk temuan-temuan ini,” sambungnya.

Pewarta: Arafik

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Dugaan Korupsi Dana BOS Rp 2,6 Miliar di SMKN 4 Kuningan: Pengembalian Dana Tak Bebaskan dari Jerat Hukum

Berita Terkait

Lawan Karhutla Way Kambas Harus Cepat, Terpadu, dan Tidak Menunggu Api Membesar
Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla
Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung
Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek
Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sukarno Hatta
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Lampung Utara Imbau Personel Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:26

Lawan Karhutla Way Kambas Harus Cepat, Terpadu, dan Tidak Menunggu Api Membesar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:16

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:04

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:09

Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:36

Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung

Berita Terbaru

Info Terkini

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:04