LBH Ansor Dorong RSUDAM Bentuk Tim Telusuri Dokter yang Diduga Minta Uang Pasien

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EsensiJurnalis.com, Bandar Lampung — Ketua LBH Ansor Lampung, Sarhani meminta RSUD Abdul Muluk membentuk tim independen untuk melakukan investigasi terkait dugaan adanya oknum dokter yang meminta uang kepada pasien BPJS dengan alasan pembelian alat operasi.

Sarhan mengungkapkan, tindakan tersebut jelas mencoreng citra pelayanan kesehatan di Lampung. Maka menurutnya, RSUD Abdul Muluk mesti serius dalam merespon kasus tersebut. Jangan sampai peristiwa itu turut menurunkan kepercayaan publik.

Dia menegaskan penting untuk dibentuk tim independen untuk menelusuri kasus tersebut. Karena bisa jadi kasus yang menimpa korban bukan hal yang pertama. Sangat mungkin menurutnya ada korban-korban lain namun tidak tersiar ke publik.

“Bisa oknum dokter itu sudah melakukannya berulang kali, namun tidak sempat terpublikasi. Kemungkinan ini harus ditelusuri,” tegasnya, Jumat, 22 Agustus 2025.

Dia mengatakan RSUD Abdul Muluk merupakan rumah sakit milik pemerintah. Selain itu, rumah sakit ini juga menjadi ikon pelayanan kesehatan di provinsi Lampung. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada pasien akan mencerminkan pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Jika pelayanan RSUD Abdul Muluk buruk seperti yang tergambar dalam kasus terbaru ini. Maka secara tidak langsung memberitahu publik buruknya pelayanan kesehatan dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Maka ini harus ditelusuri sampai tuntas, jangan-jangan ada dokter lain yang melakukan hal serupa juga,” kata dia.

Sebelumnya, ramai diberitakan anak 2 tahun dari pasangan Sandi Saputra (27) dan Nida Usofie (23) warga Kabupaten Lampung Selatan meninggal usai menjalani operasi di RSUD Abdul Muluk.

Pada 19 Juli 2025, pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan di mana putrinya didiagnosis penyakit hispro dan harus menjalani operasi. Namun sebelum dilakukan operasi, ada oknum dokter yang meminta uang Rp8 juta kepada keluarga.

Baca Juga:  Percobaan Perampasan Motor di Jalan Soekarno Hatta, Bandung: Matel (Mata elang) Berkeliaran Warga Diminta Waspada, Patroli Kepolisian Diperketat

Uang tersebut diminta dengan alasan untuk membeli alat medis yang nantinya digunakan untuk bagian operasi putrinya yang berusia 2 tahun. Namun setelah operasi berlangsung, putri mereka malah meninggal dunia.  //Suroso

Editor: Bambang

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla
Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung
Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek
Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sukarno Hatta
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Lampung Utara Imbau Personel Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Polres Lampung Utara Tingkatkan Pengamanan Pagi, Personel Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Anak Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:16

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:04

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:09

Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:36

Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36

Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek

Berita Terbaru

Info Terkini

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:04