EsensiJurnalis.com, Bandar Lampung – Ketua Umum Lembaga Pemerhati Nasional Indonesia Membangun (LP NASDEM), Binsar Sidauruk, mengapresiasi pelaksanaan aksi damai yang berlangsung pada Senin, 1 September 2025 di depan kantor DPRD Provinsi Lampung. Menurutnya, aksi tersebut menjadi contoh ideal penyampaian aspirasi di ruang publik tanpa menimbulkan kekacauan.
Binsar menilai, keberhasilan menjaga kondusifitas tak lepas dari peran aktif Polda Lampung yang bertindak humanis, profesional, dan berpihak pada ketertiban masyarakat. Ia menyampaikan penghargaan tinggi kepada seluruh aparat yang terlibat dalam pengamanan aksi tersebut.
“Langkah sigap dan pendekatan humanis dari jajaran Polda Lampung patut diapresiasi. Mereka mengawal aspirasi rakyat dengan cara yang bermartabat dan tidak represif. Inilah wajah demokrasi yang sesungguhnya,” tegas Binsar dalam keterangannya, Kamis (4/9/2025).
Selain menyampaikan apresiasi, Binsar juga menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai ditabrak kendaraan taktis (rantis) milik polisi dalam aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam (28/8/2025).
“Atas nama keluarga besar LP NASDEM dari seluruh Indonesia, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kita Affan Kurniawan. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan begitu saja,” ucapnya.
Binsar meyakini bahwa peristiwa tersebut berpotensi menjadi katalis atau pemicu gelombang aksi yang lebih luas di berbagai daerah, jika tidak segera ditangani secara adil dan transparan oleh aparat penegak hukum dan pemerintah.
“Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius. Keadilan harus ditegakkan agar tidak menjadi bara dalam sekam yang bisa meledak kapan saja. Masyarakat sudah sangat peka terhadap ketidakadilan,” tambahnya.
LP NASDEM menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap nyawa rakyat kecil dalam proses demokrasi. Ia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menjaga situasi nasional tetap kondusif, namun tetap kritis dan menuntut keadilan.
Pewarta: Bambnag






