EsensiJurnalis.com, Pringsewu – Sikap tertutup pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pringsewu yang mangkir saat didemo terkait dugaan penyimpangan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Swakelola APBD 2025 senilai Rp16,7 Miliar, memicu perlawanan lebih luas. Aliansi sosial kontrol kini resmi membangun konsolidasi lintas kabupaten untuk menggeser episentrum gerakan ke Lampung Barat pada Juni 2026.
Aksi massa DPC LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) di gedung DPRD Pringsewu, Jumat (21/05/2026), berujung buntu setelah dewan kosong dengan dalih agenda *Training of Trainer* (TOT) Kemendagri. Alasan tersebut dinilai sebagai tameng klasik menghindari transparansi, mengingat surat audiensi resmi sejak 23 April dan 4 Mei terus diabaikan. Merespons hal itu, massa langsung bergerak melimpahkan berkas laporan resmi indikasi korupsi pos Perjalanan Dinas Sekwan—yang menyedot 85% anggaran swakelola—ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu.
**Boikot Pringsewu, Poros Baru Targetkan Lampung Barat**
Membaca matinya fungsi representasi rakyat di Pringsewu, Sugeng Purnomo, Ketua DPC Aliansi Jurnalis Persada (AJP) Lampung Barat sekaligus Sekretaris DPC TRINUSA Pesisir Barat, langsung mengambil langkah taktis. Bersama Ketua DPC TRINUSA Pesisir Barat, Efendi, dan Ketua DPC TRINUSA Lampung Barat, Zainudin, poros baru ini sepakat mengalihkan gerakan massal secara besar-besaran ke Kabupaten Lampung Barat pada Juni 2026.
Isu yang diangkat di bumi *Beguai Jejama* dipastikan lebih krusial. Selain membidik langsung dugaan penyimpangan anggaran di Sektor Pendidikan—khususnya pengelolaan Dana BOS dan Tunjangan Profesi Guru (TPG)—serta mandeknya sejumlah kasus korupsi daerah, **Zainudin juga menyoroti temuan krusial pada Sekwan mengenai adanya indikasi kelebihan pembayaran dari BPKAD.**
“Pintu DPRD Pringsewu boleh dikunci dengan dalih kunker, tapi gerakan anti-korupsi tidak bisa dihentikan. Bulan Juni depan, giliran Lampung Barat yang kami guncang dengan data investigasi yang jauh lebih matang dan valid, termasuk soal carut-marut kelebihan bayar tersebut,” tegas Sugeng Purnomo di depan Gedung Kejari Pringsewu.
**Seruan Mobilisasi Total Se-Provinsi Lampung**
Bergerak sebagai jurnalis investigatif sekaligus aktivis, Sugeng Purnomo menyerukan konsolidasi total kepada seluruh Ketua DPC LSM TRINUSA se-Provinsi Lampung untuk merapatkan barisan dan mengerahkan anggotanya ke Lampung Barat. Target utama aksi Juni nanti adalah pengepungan total Kantor Dinas Pendidikan dan Kejaksaan Negeri Lampung Barat.
“Ini bukan lagi persoalan lokal satu kabupaten, ini perang terbuka melawan mafia anggaran di Lampung. Kami instruksikan seluruh jaringan TRINUSA se-Provinsi Lampung turun satu komando. Kita buktikan bahwa fungsi kontrol masyarakat tidak bisa dibeli atau dihindari dengan nota dinas,” pungkas Sugeng tajam.
Pewarta: Bambang






