Direktur MCA & GERMASI Desak Kejagung RI Tindak Tegas Oknum Pejabat Penghalang Penyitaan Lahan Kawasan Hutan

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EsensiJurnalis.com, EsensiJurnalis.com — Lampung Barat, Bau busuk mafia hutan kembali menyeruak di Lampung Barat. Direktur MCA sekaligus Founder Masyarakat Independent GERMASI, Ridwan Maulana, C.PL.CDRA, menuding keras adanya jaringan terstruktur yang mencoba menggagalkan operasi Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung RI di Kawasan Register 43B dan Suaka Marga Satwa Gunung Raya.

Menurut Ridwan, dalam peristiwa yang terjadi di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, oknum Wakil Ketua DPRD Lampung Barat dan oknum Peratin Sidomulyo diduga kuat menjadi motor provokasi warga untuk menolak penyitaan dan penguasaan kembali lahan negara oleh Satgas PKH.

“Ini bukan sekadar penghalangan. Ini bagian dari pola mafia hutan: ada aktor politik, ada oknum aparat desa, ada kaki tangan di lapangan. Mereka semua diduga terlibat dalam perampokan sistematis terhadap aset negara!” tegas Ridwan, Senin (11/8/2025).

Ridwan menegaskan, Kejagung RI tidak boleh ragu untuk memanggil, memeriksa, bahkan menangkap pihak-pihak yang menghalangi tugas negara. Baginya, ini adalah ujian besar: apakah Kejagung RI berdiri tegak di atas hukum atau tunduk pada tekanan politik dan modal.

“Kalau Kejagung RI tidak berani bertindak, itu sama saja memberi karpet merah bagi mafia hutan untuk terus merajalela. Negara ini tidak boleh kalah oleh preman politik yang berkedok pejabat!” sindirnya.

Ridwan menegaskan, penguasaan ilegal kawasan hutan di Lampung Barat telah lama berjalan rapi yang diduga melibatkan pemodal, oknum pejabat, dan jaringan lokal yang memanfaatkan masyarakat. Jika dibiarkan aset negara berupa kawasan hutan akan hilang dan wibawa hukum negara ikut runtuh.

Ia menutup, jika Kejagung RI serius memberantas mafia hutan, inilah momentum emasnya. Tanpa tindakan tegas, publik akan menilai negara kalah di hadapan kepentingan gelap, dan sejarah akan mencatat: kehancuran hutan dimulai dari keberpihakan pada pelaku kejahatan. ( Wahdi )

Facebook Comments Box
Baca Juga:  DPP PEMATANK dan Aliansi KERAMAT Desak Usut Tuntas Dugaan Mafia Tanah di Lampung

Berita Terkait

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla
Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung
Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek
Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sukarno Hatta
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Lampung Utara Imbau Personel Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Polres Lampung Utara Tingkatkan Pengamanan Pagi, Personel Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Anak Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:16

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:04

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:09

Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:36

Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36

Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek

Berita Terbaru

Info Terkini

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:04