Dipicu Jalan Berlubang di Tanggamus, Pringsewu dan Pesawaran, 2 Warga Gisting, 1 Kotim Pegawai SPBU Meninggal Kecelakaan

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EsensiJurnalis.com – Pagi ini, kabar duka datang dari Kecamatan Gisting. Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor di lokasi yang berbeda, Senin 24 Februari 2025.

Berdasarkan informasi pengurus PKS Tanggamus, Hi. Ahmadi Sumaryanto, korban pertama bernama Siti Anisa, warga Purwodadi, mengalami kecelakaan di daerah Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus.

Sementara korban kedua, Nadya binti Wilpan, warga Banjar Manis, meninggal akibat kecelakaan di Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Selain itu, informasi lainnya dari Kakon Tanjung Jati, Kota Agung Timur, Tanggamus Asiah terkait Sasmita Wulandari binti Sastro Widodo, lahir di Banjar Sari pada 3 Juni 2002 juga mengalami kejadian serupa.

Menurut Asiah, korban Sasmita Wulandari diketahui bekerja di SPBU Kampung Baru, Kota Agung Timur meninggal setelah mengalami kecelakaan di Pekon Kedaloman, Gisting, tadi malam Minggu 23 Februari 2025 dan meninggal dunia Senin 24 Februari 2025.

Berdasarkan keterangan Ahmadi Sumaryanto, kecelakaan itu dipicu banyaknya jalan berlubang dan sulit diantisipasi lantaran terlalu banyak terutama di sepanjang jalan lintas barat (Jalinbar).

Ahmadi Sumaryanto berharap prioritas pertama dan utama adanya perbaikan Jalinbar, jika darurat ke Pemkab Tanggamus khususnya PUPR.

Kalau pengelola Jalinbar ke KemenPUPR tapi di Lampung kan ada UPTnya. Harapanya segera ada perbaikan sehingga tidak lagi ada korban akibat jalan berlubang,” ucapnya kepada Media Prioritastv.com.

Asiah, Kakon Tanjung Jati, Kota Agung timur meski tidak mengetahui penyebab kecelakaan warganya apakah jalan berlubang atau faktor lainnya, namun ia berharap adanya perbaikan jalan oleh pemerintah.

Kalo warga saya, saya engak tau penyebabnya, apakah jalan berlubang atau faktor lain. Yang saya tau dia sama nak Purwodadi Gisting. Tapi ya kalau jalan berlubang, biar di bagusin yaaa pak, sehingga mencegah kecelakaan,” ucapnya.

Baca Juga:  Sat lantas polres pesisir barat laksanakan kegiatan patroli dialogis

Terpisah, Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu I Made Agus Dwi Dayana, S.H dalam keterangannya mengatakan bahwa terkait jalan berlubang di Tanggamus, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya termasuk mengirimkan surat kepada dinas terkait.

Selain itu, sebelum terjadi laka lantas, pihaknya sudah melakukan berbagai imbauan keselamatan kepada pengguna jalan baik secara langsung kepada masyarakat, kepada komunitas juga banner imbauan serta media-media lain yang ada.

“Terkait jalan lubang, kami sudah melakukan survey dan imbauan melalui vidio personel lantas dan mengirimkan surat ke dinas terkait, dengan harapan segera ada penanganan,” kata Iptu Made melalui chat WhatsApp.

Kasat Lantas juga terus menekankan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas.

“Kami tekankan, agar selalu waspada saat berkendara khususnya titik-titik jalan berlubang, kami juga imbau agar masyarat selalu menaati lalu lintas sehingga terhindar dari kecelakaan,” imbaunya.

Pantaun di Jalinbar Tanggamus memang banyak sekali ditemukan jalan berlubang di berbagai sisi jalan, baik ditengah, pinggir maupun bahu jalan.

Kondisi ini dinilai berbahaya bagi pengguna jalan, terutama saat hujan karena lubang-lubang tersebut tertutup genangan air, serta pada malam hari akibat minimnya penerangan.

Sementara itu, di Jalinbar Kabupaten Pringsewu, dalam survey Sat Lantas Polres Pringsewu, kepolisian juga menemukan sejumlah ruas jalan yang masih mengalami kerusakan, seperti permukaan jalan yang bergelombang serta lubang dengan kedalaman bervariasi.

Kerusakan jalan terpantau hampir di sepanjang jalur, mulai dari perbatasan Kabupaten Pringsewu dengan Kabupaten Pesawaran hingga perbatasan Pringsewu dengan Kabupaten Tanggamus.

Pewarta : Suroso

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pria Diamankan
Lawan Karhutla Way Kambas Harus Cepat, Terpadu, dan Tidak Menunggu Api Membesar
Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla
Dialog Kritis YLBHI-LBH Bandar Lampung: Membongkar Mitos Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat terhadap Aktivitas Korporasi Perkebunan di Provinsi Lampung
Polres Lampung Utara Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Berkala Semester II 2026 Bagi Personel Polsek
Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sukarno Hatta

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:23

Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pria Diamankan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:26

Lawan Karhutla Way Kambas Harus Cepat, Terpadu, dan Tidak Menunggu Api Membesar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:16

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:04

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:09

Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Info Terkini

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:04