Esensi Jurnalis.com, Way Kanan, Lampung – Delapan orang tahanan dilaporkan melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Way Kanan pada Minggu dini hari. Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan pengejaran intensif dan memperluas penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para tahanan tersebut berasal dari sejumlah perkara berbeda, mulai dari dugaan tindak pidana narkotika hingga pencurian dan penggelapan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap peristiwa kaburnya delapan tahanan tersebut.
Adapun identitas para tahanan yang dilaporkan melarikan diri sebagai berikut:
Hermawansyah, warga Desa Sri Menanti, Kecamatan Negarabatin (kasus narkotika)
Surmanto, warga Desa Punjul Agung, Kecamatan Buay Bahuga (kasus narkotika)
Kristian Jadi Nata (dugaan pencurian – tahanan Reskrim)
Nova Ari Susanto (dugaan penggelapan – tahanan Polsek Baradatu)
Joni Yansah (dugaan pencurian – tahanan Polsek Blambangan Umpu)
Rio Andika (dugaan pencurian – tahanan Polsek Blambangan Umpu)
Darno (dugaan pencurian – tahanan Reskrim)
Sairul (dugaan pencurian – tahanan Reskrim)
Kepolisian menegaskan bahwa seluruh nama tersebut masih berstatus tahanan dan belum memiliki putusan hukum tetap.
Tim Gabungan Dibentuk
Kapolres Way Kanan melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa tim gabungan telah dibentuk untuk melakukan pengejaran dan koordinasi lintas wilayah.
“Upaya pengejaran terus kami lakukan. Kami juga berkoordinasi dengan jajaran Polsek serta aparat kampung untuk mempersempit ruang gerak para tahanan,” ujar sumber resmi kepolisian.
Pengamanan internal rutan juga telah diperketat sebagai langkah antisipatif guna mencegah peristiwa serupa terulang.
Imbauan untuk Masyarakat
Kepolisian mengimbau masyarakat di wilayah Way Kanan dan sekitarnya untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga yang mengetahui informasi terkait keberadaan para tahanan diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Polres Way Kanan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa identitas pelapor akan dirahasiakan.
Investigasi Internal Berjalan
Selain pengejaran di lapangan, investigasi internal juga tengah dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya kelalaian prosedur atau faktor lain yang menyebabkan delapan tahanan tersebut dapat melarikan diri.
Esensi Jurnalis akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru secara berimbang serta sesuai prinsip-prinsip jurnalistik.
Editor : Bambang






